8 Kesalahan dalam Melakukan Diet yang Harus Dihindari

Kesalahan dalam melakukan diet seringkali terjadi. Banyak masyarakat yang demi mendapatkan tubuh ideal dalam waktu cepat, rela melakukan diet yang menyiksa diri. Mereka beranggapan bahwa dengan membatasi konsumsi makanan, maka lemak dalam tubuh akan berkurang. Padahal, diet dengan cara demikian tersebut justru membuat tujuan utama penurunan berat badan “gatot” alias gagal total. Bukannya tubuh menjadi langsing dan ideal, salah dalam berdiet malah membuat tubuh menjadi sakit karena kekurangan nutrisi.

Nah, agar hal ini tidak terjadi pada Anda, simak beberapa kesalahan yang sering sekali dilakukan para pelaku diet dan harus Anda hindari berikut ini.

1. Menghindari Karbohidrat

Karbohidrat memang salah satu nutrisi yang dapat membuat tubuh bertambah gemuk. Namun, peran karbohidrat di dalam tubuh juga tidak bisa diabaikan. Sebab, karbohidrat merupakan nutrisi penting dalam proses metabolisme tubuh. Kekurangan karbohidrat, dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih sering merasa lapar. Akibatnya, keinginan untuk mengkonsumsi camilan justru semakin besar. Hal ini jelas akan membuat rencana diet Anda menjadi gagal. Terlebih jika camilan yang Anda konsumsi tidak sehat.

2. Terlalu Banyak Mengonsumsi Buah Kacang-kacangan

Buah dan kacang-kacangan memang sangat menyehatkan. Namun, jika terlalu banyak mengonsumsi dua makanan ini, atau bahkan dijadikan makanan pokok sehari-hari, maka justru menjadi penyebab naiknya berat badan. Sebab, banyak buah dan jenis kacang-kacangan yang mengandung kadar gula yang tinggi. Jika yang Anda konsumsi adalah buah dan kacang-kacangan dengan kadar gula tinggi, dan itu dilakukan secara terus-menerus, maka dijamin berat badan Anda justru akan meningkat.

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Berprotein

Protein memang sangat dibutuhkan tubuh dalam pembentukan otot. Namun, mengkonsumsi terlalu banyak makanan dengan kadar protein tinggi, bisa membuat tumpukan lemak dalam tubuh. Hal ini akan diperparah jika Anda tidak rajin berolahraga. Maka, lemak yang tertimbun tersebut tidak akan terbakar dan akan terus membuat berat badan Anda bertambah.

4. Terlalu Percaya dengan Snack Sehat

Saat ini, banyak beredar snack atau camilan berprotein yang diklaim dapat menurunkan berat badan. Dengan hanya mengandalkan snack ini sebagai camilan sehari-hari, maka berat badan Anda tidak akan turun. Malah, jika snack sehat yang Anda pilih ternyata tidak hanya mengandung protein, namun juga gula yang tinggi, maka sudah dapat dipastikan program diet Anda akan gagal.

5. Melupakan Sarapan

Banyak orang beranggapan, mengonsumsi makanan di pagi hari menjadi salah satu cara untuk mengurangi berat badan. Padahal, dengan melupakan sarapan, tubuh akan cenderung merasa sangat lapar di siang harinya dan mengkonsumsi banyak makanan. Jika tidak dituruti, maka badan terasa lemas. Oleh karena itu, jangan abaikan sarapan. Tetaplah berikan konsumsi karbohidrat dan protein dalam tubuh dengan porsi secukupnya setiap pagi, seperti roti, telur, dan buah-buahan.

6. Kurang Waktu Istirahat Malam

Tidur malam merupakan salah satu cara agar metabolisme tubuh selalu dalam kondisi lancar. Jika Anda kekurangan waktu tidur malam (sering begadang), maka metabolisme tubuh akan melambat. Akibatnya, Anda akan merasa lebih sering lapar di malam hari dan makan dalam porsi banyak. Padahal, makan di malam hari, apalagi dalam jumlah banyak, membuat kandungan makanan tersebut tersimpan dalam tubuh karena tidak digunakan untuk melakukan kegiatan selain tidur.

7. Makan Malam Terlalu Awal

Banyak orang yang beranggapan bahwa makan malam setelah jam 6 sore akan membuat badan menjadi gemuk. Sebenarnya, anggapan ini tidak sepenuhnya salah jika memang jam tidur mereka sekitar pukul 8 malam. Namun, bagi Anda yang terbiasa tidur pukul 10 malam, memajukan waktu makan sebelum pukul 6 justru akan membuat perut merasakan kelaparan yang sangat sebelum tidur. Oleh karena itu, pertimbangkan waktu makan malam secara tepat, sesuai dengan jam tidur Anda.

8. Melupakan Konsumsi Air Putih

Mengonsumsi jus buah memang sangat menyehatkan tubuh. Banyak kandungan nutrisi didalamnya, terlebih jika tidak dicampuri pemanis buatan. Namun begitu, bukan berarti jus dapat menggantikan posisi air putih. Tubuh tetap memerlukan asupan air putih untuk memenuhi kebutuhan harian cairan tubuh.